Essai kecil

 Kinetika Reaksi Delignifikasi Campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit 

dan Pelepah Pisang sebagai Bahan Baku Pembuatan Pulp Menggunakan 

Alat Digester

Muhammad marcellino abdul rahman (220343602769)

Indonesia merupakan produsen kelapa sawit (Crude Palm Oil/ CPO) terbesar di dunia, 

hal tersebut ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah luas perkebunan-perkebunan 

baru. Hal itu secara langsung berpengaruh pada limbah padat yang dihasilkan industri 

minyak kelapa sawit yaitu Tandan Kosong Kelapa Sawit. Upaya untuk mengurangi limbah 

padat lainnya yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah pelepah pisang (Musa 

paradisiaca L.). Pelepah pisang adalah tanaman dengan umur simpan yang lama, yang di 

banyak tempat dapat ditemukan sebagai limbah pertanian, serta untuk perolehan ataupun 

penanganan bahan mengeluarkan biaya yang cukup rendah [4]. Pelepah pisang mengandung 

83,3% α-selulosa dan 2,97% lignin.

Pulp adalah hasil pemisahan selulosa dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu)

melalui berbagai proses pembuatan baik secra mekanis, semi-kimia dan kimia.

Delignifikasi adalah suatu proses yang sangat penting dalam pembuatan pulp kertas, 

sebab kadar lignin yang tinggi dalam suatu bahanakan turut mempengaruhi kondisi 

pemasakan yang diperlukan untuk menyempurnakan proses pemutusan lignin. Untuk 

beberapa penelitian yang telah mencoba melakukan kajian tentang pembuatan pulp, 

diantaranya adalah Tarigan (2018) telah melakukan penelitian pembuatan pulpdengan 

pemanfaatan serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) pada kondisi perlakuan konsentrasi 

pelarut KOH 5,6% dengan waktu pemasakan 45; 60; 75; dan 90 menit mendapatkan kadar 

lignin sebesar 6%. 

Pada penelitian pembuatan pulp dari pelepah pisang yang dilakukan oleh Dewi dkk (2015) 

pada kondisi perlakuan konsentrasi pelarut NaOH 3% dengan waktu pemasakan 128,413 

menit menghasilkan sebesar 2,637% kadar lignin. Lalu pada penelitian pembuatan pulp

campuran Tandang Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan pelepah pisang yang dilakukan Fariati 

(2016) diperoleh konsentrasi optimum pada kondisi perlakuan konsentrasi pelarut NaOH 9% 

mendapatkan rendemen sebesar44,42% sedangkan waktu optimum pemasakan 150 menit 

mendapatkan rendemen sebesar 45,57%.Dari beberapa penelitian diatas yang telah mencoba 

melakukan kajian tentang pembuatan pulpdari bahan baku Tandan Kosong Kelapa Sawit 

(TKKS) serta bahan baku pelepah pisang ataupun bahan dasar campuran Tandan Kosong 

Kelapa Sawit (TKKS) dan pelepah pisang ini masih belum adanya pembahasan mengenai 

kinetika reaksinya. Maka, pada penelitian ini akan sejalan denganpenelitian sebelumnya yang 

berorientasi pada pengembangan konsep-konsep dasar kinetika dari suatu proses kimia. 

Dalam prosesnya agar di dapatkan suatu gambaran yang terjadi secara kimia yaitu 

delignifikasi campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan pelepah pisang dalam 

pembuatan pulp

Komentar